Sholat Jumat di Wellington
Mumpung sudah Ramadhan lagi, saya ingin berbagi pengalaman seru (gak terlalu seru juga sebenarnya sih) saat sholat Jumat di Wellington, Selandia Baru, selama bermukim di sana di tahun lalu. Selama tinggal di sana, saya dan teman-teman berkesempatan mengunjungi berbagai tempat sholat yang menarik. Wellington, sebagai ibu kota Selandia Baru, dikenal dengan keragaman budayanya, termasuk komunitas Muslim yang aktif.
VUW Mosque di Krik Building
Tempat sholat Jumat yang paling sering kami kunjungi adalah VUW Mosque yang terletak di Krik Building, di dalam kampus Victoria University of Wellington (VUW). Lokasinya yang strategis, dekat dengan kelas, membuat kami hampir selalu sholat di sini setiap Jumat. Jamaah di masjid ini terdiri dari sivitas akademika VUW, mulai dari mahasiswa hingga pengajar.
Yang menarik, jamaahnya sangat beragam; tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga ada yang berasal dari Arab, Afganistan, Irak, dan negara lainnya. Hal ini menciptakan suasana yang inklusif dan ramah. Sholat Jumat di sini dimulai sekitar pukul 12.40 dan biasanya selesai sekitar jam 1 lebih. Imam dan penyelenggara sholat jumat nya adalah panitia dari VicMuslim Club. Meskipun kami agak terlambat kembali ke kelas, pengalaman beribadah di sini selalu menyenangkan.
VUW Mosque juga sering mengadakan kegiatan sosial dan seminar yang melibatkan komunitas Muslim dan non-Muslim, sehingga menjadi tempat yang tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk membangun hubungan antarbudaya.
The Wellington Islamic Centre di Kilbirnie
Kami hanya sekali sholat Jumat di Wellington Islamic Centre karena saat itu libur dan kami ingin mencari suasana baru. Namun, untuk sholat lainnya, kami cukup sering ke sini karena lokasinya dekat dengan ParkNsave, tempat kami biasa berbelanja mingguan. Masjid ini besar dan bersih, dengan jamaah yang juga beragam.
Wellington Islamic Centre tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan komunitas. Di sini, sering diadakan kelas-kelas pendidikan Islam, acara sosial, dan perayaan hari besar Islam. Ini adalah tempat yang ideal untuk memperdalam pengetahuan agama dan berinteraksi dengan sesama Muslim.
Masjid di 26 Brandon Street
Masjid ini terletak di pusat kota, paling dekat dengan Beehive, gedung parlemen Selandia Baru. Di sini, sholat Jumat dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dimulai sekitar pukul 12.40, sedangkan gelombang kedua dimulai pukul 13.00. Jamaah di sini rata-rata adalah pekerja yang berada di pusat kota. Meskipun masjidnya tidak terlalu besar dan tempat wudhu yang terbatas, kami tetap merasa nyaman.
Kami sholat di gelombang kedua karena ada kegiatan di kampus Pipitea. Mencari masjidnya sedikit tricky karena harus menggunakan lift yang sama dengan penghuni di lantai lain. Namun, pengalaman ini justru menambah kesan unik tersendiri. Masjid ini juga sering mengadakan acara untuk memperkenalkan budaya Islam kepada masyarakat sekitar, sehingga menjadi jembatan antara komunitas Muslim dan non-Muslim.
Newtown Mosque di 129 Riddiford Street
Pengalaman sholat Jumat yang paling unik bagi saya terjadi di Newtown Mosque. Saat itu, saya sedang mengikuti tes IELTS di Massey University di area Newtown. Karena ada waktu luang, saya memutuskan untuk ke masjid ini dengan mengikuti petunjuk di Google Maps. Namun, alih-alih menemukan masjid, saya malah diarahkan ke toko makanan! Setelah bertanya kepada penjaga toko, saya baru tahu bahwa masjidnya ada di belakang.
Awalnya, saya ragu karena tampak seperti rumah biasa, bukan masjid. Namun, saya melihat seorang bapak dan anak yang membawa sajadah, jadi saya mengikuti mereka. Ternyata, di dalamnya ada masjid yang cukup besar! Sholatnya tepat waktu dan jamaahnya sangat beragam.
Newtown Mosque juga dikenal dengan suasana yang hangat dan ramah. Mereka sering mengadakan acara terbuka untuk masyarakat, seperti potluck dan diskusi tentang Islam, yang membantu membangun pemahaman yang lebih baik antara berbagai komunitas.
tampak depat pintu masuk masjid di newton ini |
Bonus: Sholat Id di Sky Stadium
Sebagai bonus, saya ingin berbagi pengalaman sholat Idul Adha di Sky Stadium. Kami sholat di lantai atas, tepatnya di royal box, yang diselenggarakan oleh asosiasi Muslim. Di sana juga ada bazaar yang menjajakan berbagai makanan, mulai dari hidangan tradisional hingga makanan internasional. Sayangnya, kami tidak bisa lama-lama karena harus segera kembali ke kelas.
Acara sholat Id di Sky Stadium ini adalah salah satu momen yang paling berkesan. Melihat ribuan jamaah berkumpul untuk merayakan hari besar ini sangat mengesankan. Suasana penuh kebahagiaan dan persatuan, di mana orang-orang dari berbagai latar belakang berkumpul untuk merayakan hari yang suci.
solat ied di royak box sky stadium wellington |
Tidak ada komentar: